Sejarah Cincin Kawin

Cincin Kawin atau cincin Nikah adalah cincin logam yang menunjukkan bahwa pemakainya sudah menikah. Sejarah cincin pernikahan berawal dari Firaun yang menjadikan lingkaran sebagai simbol. Lingkaran dilambangkan sebagai sesuatu yang tidak memiliki akhir dan mewakili simbol keabadian. Namun pada jaman Romawi cincin baru dijadikan sebuah simbol pernikahan.

sejarah cincin nikah

Dan tahukan Anda, cincin nikah pertama berbahan dasar besi. Lalu mulai beralih menggunakan bahan emas karena bahan ini terlihat lebih indah apabila dipadukan dengan permata. Simbol pertama yang paling terkenal sebagai penghias sebuah cincin pernikahan yaitu batu ruby merah yang menyimbolkan warna hati. Batu safir berwarna biru yang menandakan surga, namun yang paling didambakan dan tentunya populer tentu saja berlian, sebuah batu permata yang tidak dapat dihancurkan.

Semakin pesatnya perkembangan dunia fesyen, cincin kawin mengalami berbagai inovasi yang luar biasa. Bentuknya yang semula simpel dan sangat sederhana, berubah cepat menjadi berbagai motif dan berbagai hiasan seperti ukiran, motif ataupun batu permata. Bahan dasarnya pun kini makin variatif. Jika mulanya yang dibuat dari bahan besi biasa, kini tersedia dalam berbagai variasi, seperti perak, emas kuning, emas putih (platinum), palladium dan titanium.

Cincin Tunangan

Archduke Maximilian dari Austria, merupakan soosk yang perlu “disalahkan” karena memperkenalkan dan mempopulerkan cincin berlian. Maximilian menghadiahkan kekasihnya, Mary of Burgundy sebuah cincin berlian dan saat itulah istilah cincin tunangan mulai muncul.

Berbeda lagi dengan tradisi bertukar cincin di acara pernikahan. Tradisi ini pertama kali diperkenalkan oleh gereja Yunani Orthodox sekitar tahun 1300-an. Dan sebagai informasi, cincin sebagai simbol pernikahan masuk ke tanah Paman Sam pada tahun 1940-an.

cincin tunangan

Cincin pun sampai saat ini tetap dijadikan simbol pernikahan. Dan walaupun setiap jamannya, bentuk cincin pernikahan berubah mengikuti trend. Namun makna yang terkandung dalam cincin ini tentunya tidak berubah, yaitu sebagai pengikat, simbol pernikahan yang seharusnya tidak boleh berakhir sama seperti bentuk cincin yang tidak memiliki akhir.

Dari berbagai sumber.

 

Twitter

No Results Found

Blogs

Sejarah Cincin Pertunangan | Muslimah.Or.Id
mengapa harus repot-repot tunangan tukar cincin, kalau sudah saling cocok langsung nikah aja,kan jadi halal sudah boleh nyematkan cincin kejar.tentu sudah pada tahu ada 3 yg disegerakan kalau gak salah salah satunya ...
Sejarah Cincin Perkawinan - Blog Tante Google
Kebiasaan memberi dan menerima Cincin Nikah dimulai sejak lebih dari 4.800 tahun yang lalu. Cincin nikah biasanya dipasang di jari manis. Kebiasaan ini berakar dari kepercayaan wangsa Tudor abad ke-16 bahwa jari ...
Wanita Wanita | Inilah sejarah Cincin Kawin
Nah, tahukah Anda sejarah tentang cincin kawin tersebut? Sejarah menunjukkan bahwa cincin kawin telah menjadi simbol dari berbagai hal dalam sumpah tradisional, tapi jarang semua dari mereka pada saat yang sama, ...
Sejarah Cincin Kawin | karya tone
Sekarang ini kita menganggap cincin kaw!n sebagai sesuatu yang wajar. Namun, tradisi memberi cincin kaw!n sendiri telah berjalan berabad-abad yang lalu. Rumput yang dianyam, kemungkinan yang pertama dipakai ...

Videos

No Results Found

Facebook

No Results Found

Powered by WordPress SEO Tools

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>